Reviewer Materi 8
“Penulisan Karya Ilmiah”(M. Nasikin)
“Penulisan Karya Ilmiah”(M. Nasikin)
Istilah Menuntut ilmu terkesan memaksa, dalam bahasa jawa menuntut ilmu diistilahkan dengan ngluru ilmu atau mencari ilmu diibaratkan dengan mencari buah yang matang dan jatuh, bukan menuntut yang berarti menyengget buah yang belum matang dan waktunya jatuh.
Menulis memerlukan ide.
Menulis memerlukan bahan.
Kiat Menulis Publikasi Ilmiah
Untuk menulis harus diawali dengan LIKE
1. Apa pentingnya menulis publikasi?
Pentinya menulis publikasi adalah untuk mematenkan karya tulis dan penemuan. Sebuah jurnal ilmiah harus ada kebaruan. Informasi tentang riset yang dilakukan: a. Dijadikan referensi orang lain, b. Supaya tidak overlap dengan riset lain.
2. Kenapa harus publikasi ilmiah? Internasional?
Dunia akademis itu harus (scientific) ilmiah. Yaitu tulisan yang harus bisa dibuktikan. Maka, karya tulis ilmiah harus menggunakan metode. Sehingga dengan menggunakan metode, tulisan tidak boleh spekulatif.
3. Mulai dari mana untuk menulis publikasi?
Mulai dari bahan.
4. Seperti apa hasil riset yang layak dipublikasi?
Karya tulis yang ada kebaruan (novelty). Novelty itu harus melakukan kajian yang relevan, minimal 200 riset yang dijadikan rujukan. Juga punya arti: a) Menyelesaikan masalah, b) Punya kontribusi pada ilmu.
5. Bagaimana bentuk tulisan yang layak publikasi?
Analogiknya harus diterima. Dan orang yang bacanya bisa menerima.
6. Seperti apa jurnal ilmiah? Jurnal ilmiah adalah jurnal skopus. Selain ilmiah, ada istilah lain yang disebut dengan Jurnal predator. Jurnal predator yaitu jurnal yang hanya mengambil uang saja dari penulisan karya ilmiah.
Munculnya masalah yang harus diselesaikan melalui riset
Peningkatan kenyamanan hidup: pengembangan ilmu
Pemakaian produk – masalah – ide – proposal/desain riset – pelaksanaan riset – hasil riset – tekonologi baru - produk baru – pemakaian produk baru
Untuk mencari bahan riset tidak perlu jauh-jauh, tapi ada di sekitar kita. jangan terlalu jauh untuk mencari topik dan masalah, tapi mulailah dari diri sendiri dikaitkan dengan masalah bangsa.
Alur hasil riset yang menghasilkan novelty
1. Masalah : masalah bangsa, perbaikan tekonologi, perbaikan sistem
2. Ide : nyeleneh, out of the box, brillian
3. Rancangan riset/proposal riset : riset perlu dilakukan: ada masalah yang diselesaikan. Dan belum dikerjakan orang lain. Riset bisa dilakukan: metode realistis, sumber daya memenuhi
4. Riset dan hasil : novelty; menyelesaikan masalah. Kontribusi terhadap ilmu pengetahuan. Tempat yang belum terjangkau orang.
5. Publikasi : jurnal, paten (untuk bisnis di perusahaan)
Nature publikasi ilmiah
Menyampaikan novelty. Untukitu, penulisan publikasi dimulai dari: identifikasi novelty dari hasil riset. Selanjutnya dibuat “story” dalam alur logis yang mengalir sehingga informasi tentang novelty dipahami dengan baik oleh orang lain.
Susunan publikasi secara umum:
Judul
Abstrak/ringkasan
Pendahuluan/latar belakang
Metode riset
Hasil dan pembahasan
Kesimpulan
Daftar pustaka
Judul
1. Maksimum 20 kata
2. Menggambarkan seluruh pekerjaan yang berisi:
a. Masalah yang diselesaikan
b. Metode penyelesaian
c. Gambaran hasil riset
Judul yang baik sudah mendapatkan 50% kemenangan untuk mendapatkan dana riset. Yang direview: judul dulu, pedahuluan, masalah, metode, masalah relevan dengan backgroun peneliti.
Abstrak
Berisi 4 pokok fikiran:
1. Masaah yang harus diselesaikan dari masalah secara umum sampai masalah khusus pada riset dan tujuan riset
2. State of art (kajian pustaka yang relevan) yang berisi riset terdahulu sampai saat ini
3. Metode riset yang dipakai
4. Hasil riset
Abstrak biasanya dibatasi hanya 100-300 kata.
Pendahuluan
Merupakan perluasan penjelasan dari abstrak, berisi:
1. Masalah yang diselesaikan
2. Tujuan riset
3. State of art yang berisi riset terdahulua. Harus menunjukkan bahwa riset belum dilakukan sebelumnya
4. Metode riset yang dipakai
Bagian yang terpenting dan tersulit untuk ditulis, karena:
1. Menggambarkan masalah yang diselesaikan
2. Menjamin cara penyelesaian secara ilmiah. Salah satunya menggunakan metode similarity
3. Menjamin kebaruan riset dan hasil riset.
4. Hipotesis; dugaan untuk hasil riset
Metode riset
Metode riset berisi: Bahan yang dipakai pada riset. Dan alat yang dipakai
Hasil riset
Menampilkan data hasil riset
Analisis untukpenejasan fenomena yang terjadi
Membandingkan dengan data dan fenomena pada riset sebelumnya
Analisis menggunakan teori
Membuktikan ovelty dari hasil riset
Membuktikanfenomena sesuai kaidah ilmiah
Kesimpulan
Menyimpulkan hasil riset yang sesuai dengan menjawab hipotesis
Daftar pustaka
Menggunakan sistem harvard atau vancuover
Latihan 1
Cermati sebuah paper (sesuai bidang minat anda) kenali 4 pokok pikiran pada: abstrak. Pendahuluan
Tantangan: Gagas sebuah topik baru untuk menyempurnakan paper tersebut...
Latihan 2
Cermati kondisi sekitar anda
Temukan sebuah masalah yang perlu diselesaikan
Tentukan ide riset
Buat judul
Buat “stori” untuk menyusun pendahuluan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar